Anton Charliyan: Penentang Pancasila Cabut Aja Kewarganegaraannya!

1575

Bandung – Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan meminta warga atau kelompok antipancasila tidak tinggal di Jabar. Pancasila sebagai ideologi negara sepatutnya dipatuhi bangsa Indonesia.

“Siapapun yang ingin berbuat ribut dan menentang ideologi negara di Jabar, silakan hengkang dan keluar dari Jabar. Baik dengan kesadaran atau warga Jabar yang mengusirnya,” kata Anton di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (19/5/2017).

Anton menyebut, masyarakat Jabar selama ini cinta damai. Situasi kondusif di Jabar, sambung Anton, jangan diusik oleh orang atau kelompok yang merongrong falsafah Pancasila.

Dalam kesempatan tersebut, Anton menerima kedatangan sejumlah tokoh Jabar di antaranya Hendarmin Ranadireksa dan Andi Talman. Para tokoh Jabar tersebut mengusulkan agar presiden mencabut hak kewarganegaraan dan politik bagi orang atau kelompok yang menolak nilai-nilai Pancasila.

Soal usulan pencabutan KTP untuk penentang Pancasila, menurut Anton, Polri sebagai pelaksana Undang-Undang menunggu dasar aturan dari pemerintah. Bila memang cabut kewarganegaraan itu diperlukan, kata Anton, pemerintah harus segera membuat dasar aturan yaitu berupa Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

“Saya kira dengan mencabut kewarganegaraan, merupakan efek jera. Jadi tidak perlu pakai hukum, sehingga secara langsung siapapun yang menentang ideologi negara, cabut saja haknya sebagai warga negara,” tutur Anton.

(detikcom/gerpol)