Difitnah Sebagai Pemilik Web “baladacintarizieq”, Irfan Lapor Polisi

754

Sebuah blog yang mengunggah analisis terkait posisi penyebar situs baladacintarizieq beredar viral di internet. Di blog tersebut, si penganalisis menyebut penyewa domain adalah seseorang bernama Irfan Miftach, yang berlokasi di Jl Seno Raya, Pejaten Timur, Jakarta Selatan.

Setelah kemunculan blog analisabaladacintarizieq, sebuah akun Facebook Aulia Tunnisa kemudian mengaitkan blog tersebut dengan nama Miftachul Irfan Santoso (Irfan). Di Facebook tersebut disebut jati diri Irfan yang bersumber dari linkenId.

Khawatir akan terjadi hal-hal yang tak diinginkan, Irfan pun melaporkan pemilik akun Facebook Aulia Tunnisia ke polisi. “Saya ke Polda untuk melapor,” ujar Irfan saat dihubungi detikcom, Selasa (13/6/2017).

Sebenarnya Senin (12/6) malam tadi, Irfan sudah datang ke Polda Metro Jaya dengan maksud melaporkan akun Facebook tersebut. Namun petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya memintanya untuk datang lagi hari ini guna melengkapi bukti-bukti sebagai dasar pelaporannya.

Irfan membantah keterkaitan dirinya dengan penyebaran situs baladacintarizieq. “(Dikaitkan) dengan berita penangkapan pelaku yang menyebarluaskan, WhatsApp-nya HRS. Ini berita hoax, dan ini sangat mengganggu karena membuat kenyamanan dan pengamanan saya terancam. Yang saya takutkan ada beberapa pihak yang terprovokasi,” ujarnya.

Dia mengaku baru mengetahui hal itu dari teman-temannya setelah dikirimi screenshot Facebook Aulia Tunnisa. Hanya, dalam akun tersebut, foto yang dimunculkan adalah orang yang berbeda, akan tetapi jati diri ‘Irfan Miftach’ yang tertulis adalah data pribadinya.

“Beberapa situs tersebut juga atas namanya Irfan gitu. Cuma Irfan yang dimaksud ini, di media sosial ini, fotonya berbeda dengan saya. Tapi yang saya permasalahkan adalah ketika dia menaruh nomor KTP dan alamat rumah. Ini yang sangat meresahkan,” kata Irfan.

Irfan mencoba melaporkan akun tersebut karena ia khawatir akan keselamatan dirinya. Sebab, data-data pribadinya hingga alamat lengkap rumahnya disiarkan oleh akun Facebook tersebut. Saat ini akun tersebut telah menghapus posting-an soal Irfan itu.

“Cuma beberapa jam sebelum dihapus, kan sudah tersebar. Masalahnya gitu. Paling saya minta coba untuk perlindungan kali, ya. Takut akan terjadi sesuatu,” cetusnya.

Pada akunnya itu, Aulia mem-posting foto seseorang yang disebut bernama Irfan Miftach. Akun tersebut membubuhkan caption pada foto tersebut: “kabar terbaru berkat kesigapan tim muslim siber army sutradara pembuat chat mesum HRS sudah ditemukan di daerah Pejaten”.

“Jadi ceritanya, mungkin tim muslim siber army sudah menemukannya di Pejaten. Kemungkinannya seperti itu, ya. Ini saya nggak ngerti ini foto siapa,” lanjutnya.

Irfan juga mengaku tidak memiliki situs chaos.id seperti yang disebutkan di blog analisabaladacintarizieq.blogspot.com. “Saya tidak ada sangkut pautnya atau saya mengetahui situs maupun media sosial (dari) akun-akun yang menyebutkan nama saya di situ,” tegasnya.

Seperti diketahui, blog yang menganalisis posisi penyebar situs baladacintarizieq itu menyebut bahwa situs tersebut disebar dari Jl Seno Raya, Pejaten Timur, Jaksel. Lokasi tersebut cukup terkenal karena merupakan markas Badan Intelijen Negara (BIN).

Pihak BIN sendiri telah mengklarifikasi terkait hal itu. Sama halnya dengan Miftachul, ia menegaskan bukan seorang anggota BIN dan tidak tinggal di kawasan tersebut.

“Nggak ada (bekerja di BIN) sih sejauh ini. Saya ini cuma warga biasa yang nggak ada urusan apa pun di konteks ini,” ujar Irfan, yang mengaku bekerja di sebuah perusahaan properti.

(detikcom/gerpol)