Ngakak, Admin Penyebar Fitnah (at)muslim_cyber1 Ini Nangis Digelandang Polisi

6538
Ditangkap di Jagakarsa

Tim Dittipid Siber Bareskrim Polri menangkap HP, pemuda berusia 23 tahun. Dia diduga menjadi admin akun instagram.

Seperti dikutip kumparan (kumparan.com) dari Tribatanews Polri, laman berita milik kepolisian, Minggu (28/5), penangkapan dilakukan pada Selasa (23/5).

Repost from @polisi_indonesia . . Polri Tangkap Admin Akun IG muslim_cyber1 yang Sering Posting Mengandung Unsur SARA . . Tribratanews.polri.go.id – Mabes Polri. Satgas Medsos Dittipid Siber, Selasa (23/05/2017) sekitar jam 05.00 Wib telah melakukan penangkapan terhadap admin akun Instagram dengan nama muslim_cyber1 Informasi yang diperoleh tim kontributor tribratanews.polri.go.id penangkapan terhadap pemilik akun medsos Instagram dengan nama muslim_cyber1 dengan identitas Nama inisial  HP, kelahiran Jakarta pada tanggal 19 Des 1994, yang beralamat di Ciganjur Cipedak Jagakarsa Jakarta Selatan. Pelaku HP ditangkap di rumahnya Jl Damai No 90 RT 09 RW 04 Kel Cipedak Kec Jagakarsa  Jakarta Selatan, barang bukti yang berhasil di amankan dari pelaku HP berupa 1 Unit HP Xiaomi type note 3, 1 Simcard XL dan 1 Simcard 3. Tersangka HP ditangkap karena telah mendistribusikan “fake chat” antara Kapolri dengan Kabid Humas PMJ tentang kasus HRS dan FH dan beberapa postingan / capture yg mengandung unsur SARA melalui media sosial akun Instagram muslim_cyber1. Tersangka HP diduga telah melanggar pasal 45 (2) Jo Pasal 28 (2) UU No 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 16 Jo Pasal 4 huruf b angka 1 UU No 40 thn 2008 Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.* #mediasosial #polisiindonesia #Tribratanews @tribratanews Penulis : Tim Editor : Umi Fadilah Publis : Alam / Veri. . .

A post shared by POLRES BOGOR (@polresbogor) on

HP ditangkap di rumahnya di Jagakarsa, Jaksel pukul 05.00 WIB. Dia kemudian digelandang ke Bareskrim Polri.

Barang bukti yang berhasil disita polisi dari HP yakni berupa 1 Unit HP Xiaomi type note 3, 1 Simcard XL dan 1 Simcard 3.

Penangkapan atas HP diduga karena telah mendistribusikan ‘fake chat’ antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono tentang kasus Habib Rizieq Syihab dan Firza Husein. Tak hanya itu saja, HP diduga beberapa kali memposting capture yang mengandung unsur SARA melalui media sosial akun Instagram muslim_cyber1.

Atas kasus ini, tersangka HP diduga telah melanggar pasal 45 (2) Jo Pasal 28 (2) UU No 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 16 Jo Pasal 4 huruf b angka 1 UU No 40 thn 2008 Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

(kumparan/gerpol)