Opsi Polisi untuk Rizieq, Cabut Paspor atau Terbitkan “Red Notice”!

1090
Rizieq Buron

Penyidik Polda Metro Jaya tengah menggelar rapat dengan Divisi Hubungan Internasional Polri terkait langkah yang akan ditempuh untuk memulangkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dari Arab Saudi

Rizieq telah menjadi tersangka kasus pornografi berkaitan dengan percakapan via WhatsApp yang diduga melibatkan dirinya dengan Firza Husein.

“Sekarang sedang kami rapatkan, nanti kami minta imigrasi untuk mencabut paspornya ataukah nanti akan segera kami lakukan koordinasi untuk menerbitkan red notice,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (31/5/2017).

Baca:

  • Resmi, Polisi Tetapkan Rizieq sebagai DPO Kasus Pencabulan

  • Oalah, Rizieq Mau Pulang Asal Disambut Meriah seperti Tokoh Syiah Iran, Khomeini

  • Ketum MUI: Penetapan Tersangka Rizieq Bukan Kriminalisasi Ulama

Argo menambahkan, penyidik telah berkoordinasi dengan Imigrasi terkait keberadaan Rizieq. Menurut data yang dimiliki imigrasi, saat ini Rizieq masih berada di Arab Saudi.

“Tentunya kami tidak terlalu seperti terfokus di mana dia (Rizieq) berada. Yang penting dia bisa dipantau di mana untuk penyidikan tetap kami lanjutkan,” kata Argo.

Dalam kasus percakapan Whatsapp berkonten pornografi itu penyidik Cyber Crime Polda Metro Jaya telah menetapkan Rizieq dan Firza sebagai tersangka. Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

(kompas/gerpol)