Ormas Anti-Pancasila Sibuk Merusak Bangsa, Kita Sibuk Mencari Pasal untuk Menjerat Mereka. Ini Konyol!

996

Ada yang bilang, tidak bisa begitu dong, harus adil, tidak boleh semena-mena walaupun terhadap ormas yang anti terhadap Pancasila.

Di sinilah letak kesalahpahaman kita dalam memahami keadilan. Kita memahami keadilan dengan cara yang tidak adil.

Logikanya begini, ada maling di rumah kita, ketika kita pergoki dia malah menyerang kita, apa yang kita lakukan? Melawan atau mendiamkan saja? Tentu saja kita melawan, mempertahankan diri dan melumpuhkan si maling, bahkan kalau bisa membunuh si maling.

Tapi cara kita itu ternyata tidak dibenarkan dan kita disalahkan karena belum ada barang kita yang terbukti di curi. Nah itulah yang terjadi di negara ini! Bahkan maling itu bisa mempidanakan kita karena memukulnya sedangkan dia tidak terbukti mencuri. Apakah ini yang dinamakan keadilan?

Ini perang.. bagaimana bisa pihak yang mau merubah aturan negara minta perlindungan dengan aturan yang mau dia rubah itu? Bagaimana bisa orang yang memerangi kita, tidak peduli dengan kita, lalu kita WAJIB peduli dengan nasib pihak yang akan memerangi kita?

Adil itu dilaksanakan ketika mereka sudah ditangkap. ketika sudah ditangkap, perlakukan dengan baik dan tidak semena-mena. Jatuhkan hukuman terhadap orang-orang ormas itu dengan adil sesuai dengan kadar perbuatannya, sesuai dengan peran masing-masing.

Jadi ibarat Maling tadi, dia ditangkap walau belum berhasil mengambil barang-barang, dia di hukum dengan kadar dalam pemeriksaan, bukan dibebaskan.

Apakah kita harus menunggu sampai ormas anti Pancasila berhasil merubah ideologi Pancasila dan merebut kekuasaan negara ini baru diadili? Tentu saja itu pemikiran bodoh, karena siapa yang mau adili mereka? Wong mereka sudah menjadi pemerintah dan ideologi sudah mereka ganti..

Baca:

Mosok mereka melakukan kejahatan dan terus melakukan kejahatan sedangkan kita sibuk mencari pasal kejahatan yang dapat menjerat mereka? Kita diludahi terus menerus dan kita sibuk membuka UU mencari pasal meludah, karena tidak ada kita dibiarkan terus diludahi. Kan konyol!

Mereka tidak peduli dengan HAM dan aturan. Mereka terus melakukan kejahatan, eh kita dituntut harus taat terhadap aturan dan HAM. Ini kan konyol. Menuntut keadilan itu adalah, saat jalani kehidupan sesuai Pancasila diperlakukan tidak adil. Kalau anti Pancasila kenapa minta keadilan?

Indonesia harus tegas, ormas-ormas radikal dan anti Pancasila yang jelas-jelas merusak segera dibubarkan dan orang-orangnya ditangkap. Setelah ditangkap maka perlakukan mereka dengan baik dan hukum mereka sesuai dengan kadar perbuatan mereka. Kalau pemimpinnya maka hukumannya lebih berat dibandingkan dengan yang lain, jangan sebaliknya. Itulah keadilan! Bukan seperti sekarang ini..

Mau merubah ideologi Negara kok berlindung dibalik ideologi itu? Ini perang dan Negara harus tegas sebelum terlambat!

Teddy Gusnaidi

(gerpol)