Tangis Keluarga Polisi Korban Bom Bunuh Diri Pecah Usai Shalat Jenazah, Teroris Memang Biadab, Ayo Tumpas ke Akar-akarnya!

390
Keluarga menangis sambil memegang peti jenazah Bripda Taufan Tsunami. (Sumber: Detik.com)

Jenazah Bripda Taufan Tsunami (23) siap dimakamkan pagi ini, Kamis (25/5/2017). Sebelum itu, ada beberapa prosesi. Salah satunya jenazah disalatkan.

Sejak jenazah tiba sekitar pukul 04.00 WIB, rumah duka, Keranggan Wetan, RT02/RW10, Jatirangga, Jatisampurna, Bekasi Barat, terus kebanjiran pelayat. Ada teman korban, juga tetangga. Ada juga Kapolres Bekasi Kota Kombes Hero Henrianto.

Keluarga menangis sambil memegang peti jenazah Bripda Taufan Tsunami. (Sumber: Detik.com)

Sekitar pukul 09.30 WIB, pelayat menyalatkan jenazah Bripda Taufan yang terbungkus peti dan bendera merah putih. Khusyuk dan khidmat. Usai salat, orangtua, kakak, dan adik Bripda Taufan tak mampu menahan haru. Mereka menangis sambil memegang peti jenazah.

Baca:

  • Hadapi Teror Bom Bunuh Diri Bejat dan Laknatullah, Warga: Kami Tidak Takut

  • Bom Kampung Melayu Dipastikan Bom Panci, Pelaku dari Jawa Barat

Usai salat, ada upacara penyerahan jenazah dari keluarga ke Polri. Prosesi ini dipimpin oleh Direktur Sabhara Polda Metro Jaya Kombes Slamet Hadi. Jenazah akan dimakamkan di TPU setempat.

Selain Bripda Taufan, bom Kampung Melayu merenggut nyawa 2 anggota polisi lain, yakni Bripda Ridho Setiawan dan Bripda Imam Gilang Adinata. Sementara 2 pelaku tewas. Jenazahnya masih di RS Polri untuk diidentifikasi.

(detik/gerpol)