Waspada! Labuan Bajo Diduga Jadi Jalan Masuk Teroris ISIS

8596
ISIS atau dalam bahasa Arab disebut Daesh

Korem 161/Wirasakti Kupang saat ini sedang mengawasi secara ketat, daerah-daerah yang dianggap sebagai titik masuknya kelompok bersenjata ISIS di Provinsi kepulauan itu.

“Memang bebarapa daerah yang dianggap sebagai pintu masuknya kelompok-kelompok teroris saat ini kami jaga, salah satunya di wilayah Labuan Bajo,” kata Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Heri Wiranto kepada Antara di Kupang, Rabu.

Daerah Labuan Bajo, menurut Heri, dianggap sebagai pintu masuk jaringan teroris apapun karena daerah tersebut berdekatan dengan Nusa Tenggara Barat.

Apalagi beberapa tahun terakhir, berbagai masuknya sejumlah jaringan teroris ke NTT berawal dari perpindahan jaringan itu dari NTB ke NTT yang masuk melalui Labuan Bajo.

“Beberapa titik masuknya mereka dari wilayah NTB ini yang menjadi perhatian kami, tidak hanya di Labuan Bajo tetapi juga pulau Sumba juga menjadi perhatian khusus dari pihak TNI sendiri khususnya di Kodim-kodim,” ujarnya.

Ia mengakui memang akhir-akhir ini muncul beberapa indikasi kemunculan simpatisan kelompok bersenjata ISIS. Namun pihaknya sendiri terus mendalami hal ini.

Menurut Mantan Komandan Korem 163/Wirasatya Bali ini, munculnya lambang ISIS di Timor Tengah Selatan dapat dianggap sebagai sudah ada simpatisan-simpatisan kelompok bersenjata ISIS tersebut.

Baca:

Untuk mencegah masuknya paham ISIS atau sejenisnya ke NTT, saat ini menurut Heri, semua pihak keamanan giat dalam mengelar razia, baik malam maupun pagi. Disamping secara terbuka, kegiatan intelejen juga lanjutnya terus dilakukan untuk mencari tahu perkembangan wilayah di NTT.

Disamping itu, Komandan berbintang satu tersebut juga mengatakan sampai menjelang Pilkada serentak pada sembilan Desember nanti, pihaknya juga saat ini sedang mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diingin.

“Ini juga menjadi antisipasi kami bersama Polri, dan kita sudah menyampaikan hal ini kepada semua jajaran saya untuk lakukan langkah-langkah preventif, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan selama Pilkada serentak,” katanya.

Oleh karena itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai kemunculan kelompok bersenjata itu di tengah masyarakat. “ISIS itu adalah musuh negara, sehingga jika ada yang menemukan hal-hal yang mencurigakan bisa langsung melaporkan ke pihak yang berwajib untuk ditindak,” ujarnya.

(antaranews.com/gerpol)